Guna menjamin mutu pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) Tahun Ajaran 2025, Tim Kelompok Kerja (Pokja) Prakerin SMK YPI Khoerul Falah Jompong melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala. Kegiatan ini menyasar peserta didik jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang tersebar di puluhan instansi Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) di wilayah Tasikmalaya hingga Bandung.

Jemput Bola ke Lapangan

Kepala Program Keahlian TKJ menegaskan bahwa monitoring ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab sekolah terhadap perkembangan siswa.

“Kami ingin memastikan siswa tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga benar-benar mendapatkan ilmu yang relevan. Selain itu, monitoring ini menjadi sarana komunikasi langsung antara pihak sekolah dengan pembimbing industri terkait perkembangan sikap dan keterampilan anak didik kami,” ujar salah satu Guru Pembimbing saat ditemui di lapangan.

Sorotan Kompetensi: Hardware Menjadi Primadona

Dalam kunjungan monitoring ini, guru pembimbing melihat langsung aktivitas siswa yang selaras dengan Kurikulum 2013. Temuan di lapangan menunjukkan tingginya keterlibatan siswa dalam pekerjaan teknis IT Support, antara lain:

  • Penanganan Peripheral: Siswa terlihat cekatan membantu teknisi senior dalam memperbaiki printer macet (paper jam), mengisi ulang tinta, hingga membersihkan lensa projector yang akan digunakan untuk rapat.

  • Instalasi & Perawatan: Beberapa siswa sedang melakukan instalasi ulang sistem operasi pada laptop inventaris kantor dan memastikan software pendukung berjalan lancar.

Pihak DUDI memberikan apresiasi positif terhadap attitude siswa SMK YPI Khoerul Falah Jompong yang dinilai memiliki inisiatif tinggi, terutama dalam hal pemeliharaan perangkat keras yang sering menjadi kendala di kantor.

Harapan Hingga Akhir Periode

Kegiatan monitoring ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk mempertahankan kinerja baik mereka hingga akhir masa Prakerin. Segala masukan dari pihak industri selama monitoring akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan pembelajaran produktif TKJ di sekolah nantinya.

“Tetap jaga nama baik almamater, tunjukkan bahwa siswa TKJ SMK YPI Khoerul Falah Jompong mampu bekerja profesional di mana pun ditempatkan, baik di Tasikmalaya maupun di kota besar seperti Bandung,” pesan tim monitoring kepada para siswa.